Midnight Sale Dorong Transaksi Mal Jelang Lebaran, APPBI Optimistis Daya Beli Terjaga

Ilustrasi belanja midnight sale. F unsplash

Liputan98 – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memproyeksikan aktivitas belanja di pusat perbelanjaan akan menguat pada periode Ramadan hingga Idulfitri 2026, didorong oleh strategi promosi agresif seperti midnight sale dan program diskon tematik menjelang pencairan THR.

Ketua Bidang Program Promosi DPP APPBI, Agung Gunawan mengatakan pusat perbelanjaan mulai memaksimalkan momentum dua pekan sebelum Lebaran, seiring meningkatnya belanja masyarakat saat periode gajian dan THR. Promo midnight sale menjadi salah satu andalan untuk mengakselerasi transaksi ritel pada jam-jam dengan traffic tinggi.

“Optimisme pelaku usaha ritel turut ditopang tren awal tahun. Transaksi di sejumlah pusat perbelanjaan tercatat tumbuh, seiring meningkatnya minat merek untuk membuka gerai baru. “Hal ini mencerminkan daya beli konsumen yang relatif terjaga meski di tengah dinamika ekonomi,” kata Agung, Jumat (13/2/2026).

Pada Ramadan–Lebaran 2026, pengusaha ritel yang tergabung dalam Hippindo menargetkan nilai transaksi di atas Rp50 triliun melalui program BINA Great Sale Lebaran pada 6–30 Maret 2026. Program ini diharapkan menjadi katalis pemulihan kinerja ritel modern dan tenant pusat perbelanjaan.

Dari sisi operasional, pengelola mal menyiapkan aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung, sekaligus memperkuat kurasi program belanja dan kuliner. Selama Ramadan, segmen food and beverage (F&B) diproyeksikan menjadi motor traffic, terutama pada periode jelang berbuka puasa hingga malam hari.

“Dengan kombinasi promosi, momentum THR, serta penguatan pengalaman belanja dan kuliner, kami menilai sektor pusat perbelanjaan berpeluang mencatatkan pertumbuhan transaksi yang solid pada puncak musim belanja Lebaran 2026,” pungkasnya. (redaksi)

Pos terkait