Danantara Gaspol Hilirisasi: 10 Proyek Baru Groundbreaking Pekan Depan

Chief Operating Officer BPI Danantara, Dony Oskaria. F dok kompas

Liputan98 – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) kembali mengebut agenda hilirisasi. Pekan depan, Danantara akan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) terhadap 10 proyek hilirisasi baru, melanjutkan enam proyek yang telah di-groundbreaking pekan lalu. Dengan tambahan ini, total 16 proyek hilirisasi siap digarap bersama mitra pada 2026.

Chief Operating Officer BPI Danantara, Dony Oskaria mengatakan rangkaian proyek tersebut merupakan bagian dari 21 proyek hilirisasi strategis yang tengah dipersiapkan.

Bacaan Lainnya

“Hilirisasi tak hanya ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas penciptaan lapangan kerja serta memperkuat penerimaan dalam negeri,” katanya, Rabu (11/2/2026) di Jakarta.

Enam proyek yang telah memulai tahap awal mencakup pengembangan smelter bauksit dan alumina di Mempawah, proyek biofuel, bioavtur, bioetanol, hingga sektor poultry. Seluruh proyek tersebut tersebar di 13 lokasi dengan total nilai investasi sekitar US$7 miliar atau setara Rp117 triliun.

Salah satu proyek yang disorot adalah Bioetanol Glenmore di Banyuwangi hasil kolaborasi PTPN III dan Pertamina, dengan kapasitas 100 KLPD. Proyek ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional, mengurangi impor BBM, serta mendukung agenda transisi energi melalui pengurangan emisi.

“Akselerasi groundbreaking ini menegaskan peran Danantara sebagai motor penggerak hilirisasi nasional, yang menggeser fokus dari ekspor bahan mentah menuju penguatan rantai nilai industri dalam negeri, sekaligus membuka ruang investasi baru di sektor energi dan manufaktur berbasis sumber daya,” pungkasnya. (redaksi)

Sumber : CNN

Pos terkait