Liputan98.com – Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyambut positif arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menekankan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung investasi dan agenda hilirisasi nasional. Arahan tersebut dinilai memperkuat pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana mengatakan, penekanan Presiden terhadap dukungan perguruan tinggi pada 18 proyek strategis hilirisasi yang dikelola Danantara menunjukkan arah kebijakan pembangunan industri yang semakin terintegrasi, terutama dalam penguatan sumber daya manusia (SDM), riset terapan, dan inovasi.
“Keberadaan Danantara sebagai badan pengelola investasi strategis berperan penting dalam mempercepat pembiayaan dan realisasi proyek hilirisasi. Sementara itu, kawasan industri dipandang sebagai simpul eksekusi yang memastikan kesiapan lahan, utilitas, serta ekosistem industri agar investasi dapat segera berjalan,” katanya, Kamis (15/1/2026).
HKI menilai sinergi antara Danantara dan kawasan industri akan mempercepat realisasi investasi dan menciptakan dampak ekonomi nyata, termasuk penciptaan lapangan kerja dan penguatan daya saing industri nasional.
“Dalam rangka percepatan investasi, HKI menyatakan kesiapan untuk memperkuat koordinasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, khususnya dalam fasilitasi perizinan, kesiapan kawasan industri, serta penyelesaian berbagai hambatan investasi,” katanya lagi.
Di sisi lain, HKI juga menegaskan komitmennya dalam menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan tinggi melalui penyelarasan kurikulum, penguatan riset terapan, dan pengembangan talenta industri, sejalan dengan agenda hilirisasi nasional.
“HKI berharap sinergi berkelanjutan antara pemerintah, Danantara, perguruan tinggi, dan pengelola kawasan industri dapat memperkuat struktur industri nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang,” pungkasnya.





