Wiraraja GESEIP Kolaborasi dengan Polibatam, Dorong SDM dan Riset untuk Industri Hijau

Liputan98 – Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park (GESEIP) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Politeknik Negeri Batam Jumat (2/6/2026) di Kampus Politeknik Negeri Batam.

Penandantangan dilakukan oleh Direktur PT Galang Bumi Industri yang mengelola Wiraraja GESEIP, Tjaw Hieong dan Direktur Politeknik Negeri Batam, Bambang Hendrawan, dengan disaksikan oleh Konsul Amerika untuk Sumatera, Lisa Podolsny, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemko Batam, Rudi Pandjaitan, Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepulauan Riau, Peter Vincent, dan Kepala Balai Deteksi Sinyal Batam, Supapri Situmorang

Secara garis besar, kerja sama antara Wiraraja GESEIP dan Politeknik Negeri Batam ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan talenta, riset terapan, dan inovasi teknologi yang menopang ekosistem industri hijau di Batam. Kesepakatan ini menandai langkah strategis penguatan link & match pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata industri kawasan.

Kolaborasi ini diarahkan untuk menyiapkan sumber daya manusia terampil sekaligus mendorong riset terapan yang relevan dengan sektor prioritas Wiraraja GESEIP, yakni hilirisasi pasir silika, semikonduktor, serta energi baru terbarukan (EBT).

Melalui program magang, rekrutmen lulusan, beasiswa, hingga upskilling dan reskilling, Politeknik batam akan menjadi pemasok utama talenta siap pakai bagi tenant kawasan. Di sisi pembelajaran, kedua pihak mendorong kurikulum berbasis industri, project-based learning, praktisi industri sebagai pengajar tamu, serta skema teaching factory agar lulusan semakin adaptif terhadap kebutuhan operasional manufaktur modern.

Tak hanya pada aspek SDM, kerja sama juga mencakup pengembangan riset terapan, prototipe, simulasi, dan pilot project teknologi untuk mempercepat adopsi inovasi di kawasan industri.

Skema resource sharing—mulai dari fasilitas, laboratorium, hingga keahlian yang dibuka untuk memperkuat ekosistem inovasi bersama. Ke depan, kemitraan ini diharapkan mempercepat positioning Wiraraja GESEIP sebagai smart-eco industrial park yang kompetitif di tingkat regional, sekaligus menurunkan risiko kekurangan tenaga terampil saat fase konstruksi hingga operasional kawasan.

Acara penandatanganan MoU ini juga dilakukan bersamaan dengan acara “Tech Talk Event” yang digelar Konsulat Amerika untuk Sumatera bekerja sama dengan HKI, Politeknik Negeri Batam, Kabil Integrated Industrial Estate, Nongsa Digital Park, Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Wiraraja GESEIP.

Acara Tech Talk dirancang untuk memberikan pengetahuan kepada peserta acara mengenai penguatan keamanan siber dan transformasi digital di Batam.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta mitra internasional, khususnya Konsulat Amerika Serikat di Sumatra, dalam rangka mendorong penguatan ekosistem digital di kawasan industri Batam (redaksi).

Pos terkait