Trump Jadi Sorotan di Final Piala Dunia 2026, Tetap Hadir di Tengah Sorakan Penonton

Trump saat menghadiri final World Cup 2026. F Ist

Liputan98.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadi salah satu tokoh yang paling menyita perhatian pada partai final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7). Kehadiran Trump di laga puncak turnamen sepak bola terbesar dunia itu diwarnai sorakan dan cemoohan dari sebagian penonton, namun ia tetap mengikuti rangkaian acara hingga penyerahan trofi.

Trump tiba di Stadion MetLife menggunakan helikopter Marine One sebelum pertandingan dimulai. Saat wajahnya ditampilkan di layar jumbotron stadion, sebagian penonton terdengar melontarkan cemoohan. Meski demikian, intensitas sorakan tersebut disebut lebih kecil dibandingkan sejumlah penampilan Trump pada acara olahraga lainnya dalam beberapa waktu terakhir.

Bacaan Lainnya

Di tengah reaksi publik tersebut, Trump tetap menjalankan agenda protokol. Presiden berusia 80 tahun itu terlihat memegang trofi Piala Dunia sebelum diserahkan kepada tim juara. Ia juga duduk di tribun VIP bersama Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ibu Negara Melania Trump, serta berdiri memberikan hormat saat lagu kebangsaan Amerika Serikat dikumandangkan.

Menjelang pertandingan dimulai, Trump turut memberikan pandangannya mengenai peluang tim yang bertanding. Ia menilai keberadaan Lionel Messi menjadi faktor penting yang dapat memberikan keuntungan bagi Argentina.

“Saya rasa sulit untuk bertaruh melawan Messi,” kata Trump,

Ia menambahkan bahwa Presiden Argentina sayap kanan, Javier Milei, yang tidak hadir karena takhayul, adalah temannya. “Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa,” imbuhnya.

Kehadiran Trump di final Piala Dunia juga kembali mengingatkan publik pada kontroversi yang sempat mencuat selama turnamen. Sebelumnya, ia menjadi sorotan setelah disebut melakukan intervensi terkait kartu merah yang diterima penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun. Setelah intervensi tersebut, FIFA menangguhkan kartu merah Balogun.

Meski demikian, hasil tersebut tidak mengubah perjalanan tim nasional Amerika Serikat di turnamen. Pada 7 Juli 2026, AS harus mengakhiri langkahnya setelah kalah 1-4 dari Belgia.(redaksi)

Sumber : Detik Finance

Pos terkait