Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.992 per Dolar AS, Investor Tunggu Data Cadangan Devisa

Ilustrasi uang Rupiah. F Ist

Liputan98.com – Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat pada awal perdagangan Selasa (7/7). Berdasarkan data pasar spot, rupiah berada di level Rp17.992 per dolar AS atau menguat 3 poin (0,02 persen) dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Penguatan rupiah terjadi seiring pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga terapresiasi terhadap dolar AS. Yuan China, peso Filipina, ringgit Malaysia, dolar Singapura, yen Jepang, dan won Korea Selatan sama-sama mencatatkan penguatan, sementara dolar Hong Kong bergerak stabil.

Bacaan Lainnya

Di pasar mata uang negara maju, pergerakan cenderung bervariasi. Euro, poundsterling Inggris, dan dolar Australia menguat terhadap dolar AS. Sebaliknya, dolar Kanada dan franc Swiss mengalami pelemahan.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong menilai rupiah berpeluang menguat setelah dolar AS terkoreksi menyusul rilis data sektor jasa Amerika Serikat yang berada di bawah ekspektasi pasar. Namun, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi domestik yang akan dirilis pada hari ini.

“Rupiah diperkirakan akan dibuka datar walau berpotensi menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi oleh data ISM yang tidak sekuat harapan. Namun, investor juga masih wait and see menantikan rilis data cadangan devisa Indonesia siang ini,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah bergerak pada kisaran Rp17.950 hingga Rp18.050 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.(redaksi)

Sumber : CNN

Pos terkait