Biaya Naturalisasi Indonesia Tertinggi, Ini Daftar Biaya Negara ASEAN

Program naturalisasi banyak dimanfaatkan PSSI untuk menggaet pemaen diaspora. F dok Krajan.id

Liputan98.com – Indonesia tercatat memiliki estimasi biaya naturalisasi menjadi warga negara yang paling tinggi dibandingkan sejumlah negara ASEAN lainnya. Biaya administrasi proses naturalisasi di Indonesia diperkirakan mencapai US$4.187,61 atau sekitar Rp75,71 juta.

Melansir Seasia Stats, Rabu (29/7/2026), angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi teratas dalam daftar estimasi biaya naturalisasi di beberapa negara Asia Tenggara.

Filipina berada di posisi kedua dengan estimasi biaya naturalisasi sebesar US$3.314,48 atau sekitar Rp59,92 juta. Sementara itu, Thailand memiliki biaya sekitar US$325,45 atau setara Rp5,88 juta.

Perbedaan biaya semakin terlihat jika dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia. Estimasi biaya naturalisasi di Singapura tercatat sekitar US$139,37 atau Rp2,52 juta, sedangkan Malaysia hanya sekitar US$75,81 atau sekitar Rp1,37 juta.

Berikut perbandingan estimasi biaya naturalisasi di sejumlah negara ASEAN:

NegaraEstimasi biayaSetara rupiah
IndonesiaUS$4.187,61Rp75,71 juta
FilipinaUS$3.314,48Rp59,92 juta
ThailandUS$325,45Rp5,88 juta
SingapuraUS$139,37Rp2,52 juta
MalaysiaUS$75,81Rp1,37 juta

Dengan biaya tersebut, estimasi naturalisasi di Indonesia hampir 13 kali lebih mahal dibandingkan Thailand. Jika dibandingkan dengan Malaysia, selisihnya bahkan mencapai lebih dari 50 kali lipat.

Meski demikian, data tersebut tidak menggambarkan seluruh negara di Asia Tenggara. Sejumlah negara tidak dimasukkan dalam perbandingan karena kebijakan naturalisasinya dinilai kurang transparan atau menerapkan skema yang mensyaratkan investasi dalam jumlah besar.

Kondisi tersebut membuat biaya administrasi naturalisasi standar sulit digunakan sebagai dasar perbandingan antarnegara.

Naturalisasi sendiri merupakan proses hukum yang memungkinkan warga negara asing memperoleh kewarganegaraan suatu negara setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Estimasi biaya yang digunakan dalam daftar tersebut mengacu pada biaya administrasi proses naturalisasi. Angka itu belum mencakup berbagai pengeluaran lain yang mungkin muncul selama proses, seperti biaya pemenuhan persyaratan tinggal, pengurusan dokumen pendukung, penerjemahan, maupun biaya hukum apabila diperlukan.

Perbedaan biaya administrasi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan cukup besar dalam biaya proses naturalisasi di kawasan ASEAN. Indonesia dan Filipina berada jauh di atas negara-negara seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia dalam estimasi biaya yang tercatat.(redaksi)

Sumber : CNBC

Pos terkait