Prabowo Reshuffle Kabinet, Sejumlah Menteri dan Pejabat Strategis Berganti

Presiden Prabowo Subianto menggelar reshuffle kabinet beberapa waktu yang lalu. F Ist

Liputan98.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet dengan melantik sejumlah pejabat menteri dan pejabat setingkat menteri di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Perombakan susunan pemerintahan ini menjadi bagian dari langkah Presiden Prabowo dalam menata kembali struktur kabinet serta memperkuat sejumlah sektor strategis pemerintahan. Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 50, 51, 52, dan 53 Tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam reshuffle tersebut, sejumlah posisi penting mengalami pergantian. Perubahan mencakup sektor lingkungan hidup, pangan, komunikasi pemerintahan, hingga koordinasi strategis di lingkup Istana Kepresidenan.

Berikut daftar pejabat yang dilantik Presiden Prabowo:

  1. Jumhur Hidayat dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
  2. Hanif Faisol ditunjuk sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
  3. Dudung Abdurachman dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
  4. Muhammad Qodari dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
  5. Hasan Nasbi ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
  6. Abdul Kadir Karding dipercaya menjadi Kepala Badan Karantina Indonesia.

Perubahan tersebut menunjukkan adanya penataan sejumlah posisi strategis yang memiliki keterkaitan langsung dengan agenda pemerintahan Prabowo. Bidang pangan menjadi salah satu sektor yang mendapat penguatan melalui penambahan posisi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Sementara itu, sektor lingkungan hidup juga mengalami perubahan kepemimpinan melalui penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Di lingkungan Istana, pergantian Kepala Staf Kepresidenan menjadi salah satu perubahan penting dalam reshuffle kali ini. Dudung Abdurachman ditunjuk untuk mengisi posisi tersebut, menggantikan pejabat sebelumnya.

Pemerintah juga memperkuat struktur komunikasi dengan hadirnya Kepala Badan Komunikasi Pemerintah serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Muhammad Qodari dan Hasan Nasbi masing-masing dipercaya mengisi kedua posisi tersebut.

Di sisi lain, penunjukan Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia menambah daftar perubahan dalam struktur pemerintahan yang dilakukan Presiden Prabowo.

Reshuffle ini menjadi langkah terbaru pemerintahan Prabowo dalam melakukan penataan kabinet dan sejumlah lembaga strategis. Dengan perubahan tersebut, perhatian publik selanjutnya akan tertuju pada efektivitas pejabat baru dalam menjalankan program pemerintah serta kemampuan mereka mempercepat agenda prioritas Presiden Prabowo.(redaksi)

Sumber : CNBC

Pos terkait